Ketika membahas tokoh paling berpengaruh dalam sejarah sastra dunia, nama William Shakespeare hampir selalu berada di urutan teratas. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke ratusan bahasa, dipelajari di sekolah dan universitas di seluruh dunia, serta terus dipentaskan lebih dari 400 tahun setelah kematiannya.
Namun pengaruh Shakespeare tidak hanya terbatas pada dunia sastra.
Banyak ahli bahasa percaya bahwa Shakespeare turut membentuk bahasa Inggris modern melalui kreativitas linguistik yang luar biasa. Ia sering disebut sebagai penulis yang memperkenalkan atau mempopulerkan lebih dari 1.700 kata dan berbagai ungkapan yang masih digunakan hingga saat ini.
Apakah Shakespeare benar-benar menciptakan ribuan kata? Bagaimana seorang dramawan dapat mengubah sebuah bahasa? Dan kata-kata apa saja yang masih kita gunakan setiap hari berkat pengaruhnya?
Artikel ini akan mengupas salah satu fenomena paling menarik dalam sejarah bahasa Inggris.
Siapakah William Shakespeare?
Ia lahir pada tahun 1564 di kota Stratford-upon-Avon dan meninggal pada tahun 1616.
Ia dikenal sebagai:
- Dramawan
- Penyair
- Aktor
- Penulis naskah teater
Karya-karyanya meliputi:
- Hamlet
- Macbeth
- Romeo and Juliet
- Othello
- King Lear
Selama hidupnya, Shakespeare menulis sekitar 39 drama, 154 soneta, dan berbagai puisi panjang yang kemudian menjadi fondasi sastra Inggris modern.
Benarkah Shakespeare Menciptakan 1.700 Kata?
Jawaban singkatnya adalah:
Ya dan tidak.
Banyak orang menganggap Shakespeare sebagai pencipta lebih dari 1.700 kata bahasa Inggris. Namun kenyataannya sedikit lebih kompleks.
Para ahli bahasa tidak selalu dapat memastikan apakah Shakespeare benar-benar orang pertama yang menciptakan kata tertentu.
Yang dapat dipastikan adalah:
Shakespeare merupakan penulis tertua yang tercatat menggunakan banyak kata tersebut dalam karya yang masih bertahan hingga sekarang.
Karena banyak dokumen dari masa itu hilang atau tidak pernah diterbitkan, ada kemungkinan sebagian kata sudah digunakan sebelumnya dalam percakapan sehari-hari.
Namun Shakespeare adalah orang yang membuat kata-kata tersebut terdokumentasi dan dikenal luas.
Mengapa Shakespeare Bisa Sangat Kreatif?
Untuk memahami hal ini, kita perlu melihat kondisi bahasa Inggris pada akhir abad ke-16.
Saat itu bahasa Inggris sedang mengalami masa perkembangan yang sangat cepat.
Belum ada:
- Kamus standar nasional
- Aturan ejaan baku
- Tata bahasa yang sepenuhnya seragam
Dengan kata lain, bahasa Inggris masih sangat "fleksibel".
Para penulis memiliki kebebasan besar untuk:
- Membentuk kata baru
- Menggabungkan kata lama
- Mengubah fungsi kata
- Menciptakan ungkapan baru
Shakespeare memanfaatkan kebebasan tersebut secara luar biasa.
Cara Shakespeare Menciptakan Kata Baru
Shakespeare tidak selalu menemukan kata dari nol.
Sebagian besar inovasinya dilakukan melalui beberapa teknik linguistik.
1. Mengubah Kata Benda Menjadi Kata Kerja
Contoh:
Champion
Awalnya merupakan kata benda yang berarti juara.
Shakespeare menggunakannya sebagai kata kerja:
To champion
yang berarti membela atau memperjuangkan sesuatu.
Praktik ini kini sangat umum dalam bahasa Inggris modern.
2. Menambahkan Awalan dan Akhiran
Shakespeare sering menambahkan:
- un-
- dis-
- -less
- -ful
untuk menciptakan makna baru.
Contohnya:
- Uncomfortable
- Unreal
- Dishearten
3. Menggabungkan Dua Kata
Teknik ini dikenal sebagai compounding.
Misalnya:
- Bloodstained
- Cold-blooded
- Barefaced
Metode ini masih sering digunakan dalam bahasa Inggris modern.
4. Memodifikasi Kata yang Sudah Ada
Kadang Shakespeare mengambil kata yang sudah dikenal dan memberinya makna baru.
Proses ini membantu memperkaya kosakata tanpa harus menciptakan kata yang sepenuhnya baru.
Kata-Kata Populer yang Dikaitkan dengan Shakespeare
Berikut beberapa kata yang sering dikaitkan dengan Shakespeare.
Addiction
Saat ini berarti kecanduan.
Kata ini muncul dalam karya Shakespeare dengan makna yang mendekati penggunaan modern.
Bedroom
Sebelum Shakespeare, konsep kamar tidur tentu sudah ada.
Namun Shakespeare termasuk penulis pertama yang tercatat menggunakan kata bedroom sebagai satu kesatuan.
Gossip
Kata ini sekarang berarti bergosip atau membicarakan orang lain.
Penggunaannya dipopulerkan melalui karya Shakespeare.
Lonely
Kata yang menggambarkan perasaan kesepian ini menjadi salah satu contoh paling terkenal.
Majestic
Kata yang berarti megah atau agung.
Masih digunakan secara luas hingga sekarang.
Suspicious
Salah satu kata yang kini menjadi bagian penting dalam kosakata sehari-hari.
Radiance
Berarti pancaran cahaya atau keindahan.
Eventful
Digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang penuh peristiwa.
Dwindle
Berarti berkurang secara bertahap.
Critical
Saat ini digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari pendidikan hingga bisnis.
Shakespeare Tidak Hanya Menciptakan Kata
Yang lebih menarik lagi, Shakespeare juga memperkenalkan banyak ungkapan yang bertahan hingga sekarang.
Banyak orang menggunakan ungkapan tersebut tanpa menyadari asal-usulnya.
Break the Ice
Arti modern:
Memulai percakapan atau mencairkan suasana.
Ungkapan ini pertama kali muncul dalam karya Shakespeare.
Wild-Goose Chase
Digunakan untuk menggambarkan pencarian yang sia-sia.
Masih sangat populer hingga kini.
Heart of Gold
Menggambarkan seseorang yang sangat baik hati.
Love Is Blind
Salah satu ungkapan paling terkenal dalam bahasa Inggris.
In a Pickle
Berarti berada dalam situasi sulit atau membingungkan.
Mengapa Kata-Kata Shakespeare Bertahan?
Ada banyak penulis besar dalam sejarah, tetapi tidak semua mampu meninggalkan jejak permanen pada bahasa.
Shakespeare berhasil karena beberapa alasan.
Karyanya Sangat Populer
Drama Shakespeare dipentaskan secara luas di Inggris.
Kata-kata yang digunakannya menyebar kepada masyarakat.
Ia Menulis Tentang Pengalaman Universal
Tema-tema seperti:
- Cinta
- Ambisi
- Kekuasaan
- Pengkhianatan
- Persahabatan
selalu relevan bagi manusia.
Karena itu, bahasa yang digunakannya juga tetap hidup.
Karyanya Menjadi Bagian Pendidikan
Selama berabad-abad, karya Shakespeare diajarkan di sekolah dan universitas.
Akibatnya, kosakata dan ungkapannya terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Apakah Semua Kata Tersebut Benar-Benar Ciptaannya?
Di sinilah para ahli bahasa sering berdebat.
Sebagian kata mungkin sudah digunakan secara lisan sebelum Shakespeare menuliskannya.
Namun karena tidak ada bukti tertulis yang lebih tua, Shakespeare sering dianggap sebagai sumber tertua yang diketahui.
Dalam ilmu linguistik, hal ini dikenal sebagai:
First Recorded Use
yaitu penggunaan tertulis pertama yang berhasil ditemukan.
Karena itu, lebih tepat mengatakan bahwa Shakespeare:
Menciptakan, mendokumentasikan, atau mempopulerkan lebih dari 1.700 kata.
Pengaruh Shakespeare terhadap Bahasa Inggris Modern
Pengaruh Shakespeare dapat ditemukan hampir di mana-mana.
Saat ini jutaan orang menggunakan kata-kata yang pernah muncul dalam dramanya tanpa menyadari asal-usulnya.
Bahkan banyak penutur asli bahasa Inggris tidak mengetahui bahwa kata seperti:
- Lonely
- Critical
- Majestic
- Eventful
sering dikaitkan dengan Shakespeare.
Hal ini menunjukkan betapa dalam pengaruhnya terhadap perkembangan bahasa Inggris.
Fakta Menarik Tentang Shakespeare
Fakta 1
Shakespeare diperkirakan menggunakan lebih dari 20.000 kata berbeda dalam seluruh karyanya.
Fakta 2
Kosakata aktif rata-rata orang dewasa modern jauh lebih sedikit dibanding jumlah tersebut.
Fakta 3
Banyak ungkapan populer bahasa Inggris berasal dari karya Shakespeare.
Fakta 4
Karyanya telah diterjemahkan ke lebih banyak bahasa dibanding hampir semua penulis lain dalam sejarah.
Fakta 5
Empat abad setelah kematiannya, kata-kata yang ia gunakan masih hidup dalam percakapan sehari-hari.
Kesimpulan
Pernyataan bahwa Shakespeare menciptakan lebih dari 1.700 kata bahasa Inggris bukanlah mitos yang sepenuhnya benar maupun sepenuhnya salah. Yang pasti, ia memainkan peran luar biasa dalam memperkaya dan membentuk bahasa Inggris modern. Melalui kreativitas linguistiknya, Shakespeare memperkenalkan, mendokumentasikan, dan mempopulerkan ratusan kata serta ungkapan yang masih digunakan hingga saat ini.
Warisan terbesarnya bukan hanya drama dan puisi, melainkan juga pengaruhnya terhadap cara miliaran orang berkomunikasi. Sedikit sekali penulis dalam sejarah yang mampu mengubah sebuah bahasa secara mendalam. Shakespeare adalah salah satu pengecualian yang langka—seorang sastrawan yang tidak hanya menulis dalam bahasa Inggris, tetapi juga ikut membentuknya.
Posting Komentar