Apa itu vertigo? Inilah yang dimaksud vertigo…

Mungkin kita pernah mendengar tentang vertigo. Tapi, kemudian mungkin kita langsung berfikir apa itu vertigo? Apakah sama vertigo itu dengan sakit kepala biasa yang pada umumnya orang-orang sering merngalami. Disini kita akan bahas sedikit tentang apa itu vertigo? Dari definisi sama penyebab terjadinya vertigo tersebut.

Vertigo berasal dari bahasa Latin yunani yaitu verto atau vertere yang artinya gerakan berputar, merupakan salah salah satu bentuk sakit kepala dimana penderita mengalami persepsi gerakan yang tidak semestinya (biasanya gerakan berputar atau melayang) yang disebabkan oleh gangguan pada sistem vestibular. Vertigo sering kali dengan gejala mual dan muntah serta ketidakmampuan penderita menjaga keseimbangan badan, yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan berdiri atau berjalan.

Jenis-Jenis Vertigo

Vertigo terbagi menjadi beberapa jenis, namun secara umum berdasarkan keterlibatan vestibulum, vertigo terbagi menjadi 2 jenis yakni vertigo direk atau vestibuler dan vertigo indirek atau non vestibuler.

Vertigo Vestibuler

Vertigo vestibuler ini memiliki karakteristik yaitu lesi di bagian perifer dari apparatus vestibuler seperti organ vestibuler atau saraf vestibulokoklear. Pasien yang menderita vestigo semacam ini akan merasa lingkungan sekitarnya berputar (oscillopsia), rasanya naik turun seperti berada diatas kapal. Vertigo vestibuler ini seringkali diikuti dengan gejala otonom seperti nausea dan muntah serta nistagmus. Lesi vertibuler juga ada yang di bagian sentral contohnya lesi pada nukleus vestibuler di batang otak. Lesi sentral juga bisa menyebabkan vertigo direk, akan tetapi, secara umum lebih ringan dibandingkan lesi perifer. Gejala otonom juga otonom juga cenderung lebih minim atau bahkan tidak ada.

Benign Paroksismal Positional Vertigo

BPPV sejauh ini merupakan penyebab paling umum dari vertigo, yaitu hasil dari kristal kalsium karbonat yang mengambang bebas yang secara tidak sengaja memasuki lengan panjang kanalis semi sirkularis posterior. Normalnya kristal ini melekat pada makula utricular. Dengan adanya perubahan posisi, kristal bergerak dalam endolymph dan menggantikan cupula sehingga menyebabkan vertigo.

Vestibulopathy perifer akut (neuritis vestibular)

Neuritis vestibular adalah jenis penyakit epidem dan dapat mempengaruhi beberapa anggota keluarga yang sama sekaligus. Penyakit ini lebih sering ditemukan pada musim semi atau awal musim panas. Faktor-faktor risiko ini sering menunjukkan bahwa penyakit ini merupakan infeksi virus dan studi patologis menunjukkan atrofi dari satu atau lebih dari batang saraf vestibular yang paling sesuai dengan proses infeksi atau pasca infeksi.

Sindrom meniere

Berdasarkan dari penemuan patologis, prinsip dari penyakit sendrom meniere yaitu peningkatan volume endolimfe yang berhubungan dengan distensi seluruh sistem endolimfatik (hidrops endolymphatic). Pecahnya membran labirin mungkin dapat menjelaskan karakteristik mendadak dari episode-episode pada sindrom ini.

Vertigo nonvestibular

Vertigo non vestibular ini sering kali sulit untuk dideskripsikan secara jelas oleh pasien. Pasien biasanya mengeluhkan rasa pusing, kekosongan di kelapa, dan gelap pada mata. Kondisi oscillopsia dan gejala otonom tidak pernah ditemukan. Lesi pada bagian saraf pusat dapat menyebabkan nistagmus patologis vertigo nonvestibuler bisa disebabkan lesi pada bagian nonvestibuler dari sistem regulator keseimbangan atau bisa juga disebabkan kesalahan proses informasi di sistem saraf pusat misanya karena lesi cerebelar. Hipotensi ortosatik dan stenosis aorta dapat menjadi penyebab vertigo nonvestibuler.

Migrain

Vertigo yang disebabkan karena migrain yaitu dikarenakan vasospasme atau cacat metabolik yang diturunkan.

Insufisiensi vertebrobasilar

Insufisiensi vertebrobasilar ini biasanya disebabkan oleh aterosklerosis pada arteri subklavia, tulang belakang, , dan basilar. Vertigo juga umumnya dihubungkan dengan infark batang otak lateral atau otak kecil.

Tumor sudut cerebellar-pontine

Tumor jenis ini tumbuh lambat memungkinkan sistem vestibular untuk merekomendasikan perubahan yang terjadi. Sehingga manifestasi klinis yang dihasilkan biasanya berupa sensasi samar ketidakseimbangan bukan vertigo akut.

Pengobatan untuk Penderita Vertigo

Pengobatan ini tergantung kepada penyebabnya. Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin dan skopolamin. Skopolamin terutama berfungsi untuk mencegah motion sickness, yang terdapat dalam bentuk plester kulit dengan lama kerja selama beberapa hari. Semua obat diatas bisa menyebabkan kantuk, terutama pada usia lanjut. Skopolamin dalam bentuk plester menimbulkan efek kantuk yang paling sedikit.

Vertigo sendiri merupakan suatu gejala dan bukan sebuah penyakit. Oleh karena itu, cara untuk mengatasi gejala vertigo tergantung pada penyakit yang menyebabkannya. Beberapa kasus dari vertigo yaitu seperti yang disebabkan oleh vertibular neuritis (jenis infeksi telinga akibat virus), terkadang vertigo ini bisa sembuh tanpa proses pengobatan. Akan tetapi bagi para penderita penyakit meniere biasanya sering mengalami vertigo selama berbulan-bulan bahkan bisa juga sampai bertahun-tahun.

Terdapat beberapa penyebab vertigo yang membutuhkan langkah pengobatan khusus. Misalnya BPPV (benign paroksismal positional vertigo) yang sebagian besar dapat disembuhkan dengan manuver Epley yang termasuk prosedur korektif sederhana. Obat-obatan yang digunakan untuk penyembuhan vertigo yaitu seperti prochlorperazine dan antihistamin juga pada umumnya dapat membantu menyembuhkan vertigo. Akan tetapi, obat-obatan tersebut biasanya hanya efektif untuk tahap awal dan sebaiknya tidak digunakan untuk jangka panjang.

Terapi rehabilitasi vestribular dari ahli terapis juga dapat membantu banyak dari penderita vertigo. Terapi ini juga dapat sekali membantu otak untuk melakukan adaptasi dengan sinyal membingungkan dari telinga yang menjadi penyebab vertigo sehingga frekuensinya berkurang. Proses pengobatan vertigo ini dilihat dari macam gejala vertigo yang seperti ap, yang kemudian setelah terlihat gejala vetigo yang seperti apa lalu terlihatlah obat macam apa yang akan cocok untuk menyembuhkan di penderita vertigo tersebut.

Cara pengobatan perorangan untuk vertigo

Terdapat beberapa saran untuk mengurangi atau mencegah gejala-gejala vertigo yang biasanya diberikan oleh seorang dokter serta spesialis yang menangani untuk si penderita vertigo. Diantaranya yaitu sebagai berikut:
• Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
• Segera duduk jika vertigo menyerang.
• Gunakan beberapa bantal agar posisi kepala saat tidur menjadi lebih tinggi.
• Gerakan kepala secara perlahan-lahan.
• Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk.
• Mintalah bantuan dari orang lain untuk melakukan latihan sederhana dalam upaya mengurangi gejala-gejala vertigo.
• Kenalilah hal-hal yang dapat memicu terjadinya vertigo bagi anda.

Demikian sedikit penjelasan tentang apa itu vertigo. Semoga kita semua dapat mengetahui apa itu vertigo, penyebab dari vertigo dan bagaimana cara untuk melakukan pengobatan bagi orang yang menderita vertigo.

Tinggalkan komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *