Alasan Saya Malas Mengikuti Kontes SEO

Kontes SEO adalah ajang menguji kemampuan optimasi di search engine, utamanya Google.  Para blogger akan saling berlomba untuk menaikkan artikelnya ke halaman pertama Google, ke nomor 1 di halaman pertama. Memang banyak manfaat yang akan kita dapatkan jika mengikuti kontes SEO. Namun bagi saya, manfaat tersebut harus ditimbang-timbang dahulu dengan kelemahannya.

Pengalaman Mengikuti Kontes SEO

Dulu penulis pernah beberapa kali mengikuti kontes SEO ketika masih duduk di bangku kuliah. Maklum, anak kuliahan, semangat belajar dan semangat bersaingnya masih tinggi. Kala itu ada beberapa motivasi yang menjadikan penulis semangat mengikuti kontes SEO. Bahkan penulis berupaya melakukan berbagai optimasi agar artikel yang telah dibuat dapat menduduki nomor 1 Google. Pastinya kedudukan nomor 1 Google yang diharapkan. Namanya juga  kontes SEO Indonesia, penilaian utama pasti dari mesin pencari Google, baru kemudian Yahoo dan kemudian mesin pencari lainnya.

Singkat cerita, penulis akhirnya mulai malas mengikuti Kontes SEO karena beberapa pemikiran. Padahal saat itu penulis pernah mendapatkan 10 besar di sebuah kontes SEO, rangking 10 dari 10 besar. Rasanya sangat senang sekali bisa mendapatkan rangking tersebut, dikarenakan saingannya juga cukup banyak. Penulis harus bersaing dengan para master SEO Indonesia, tidak semuanya master sih, tapi kebanyakan mereka sudah pandai melakukan optimasi. Jika ingin lihat datanya, lihat disini.

Kembali ke pembahasan Alasan saya malas mengikuti Kontes SEO,…………….

Inilah beberapa alasan saya malas mengikuti kontes SEO;

Hadiah kurang Besar

Berapa hadiah paling besar untuk kontes SEO yang biasa ditawarkan? Kebanyakan kontes SEO memberikan hadiah sekitar 1-3 juta rupiah untuk sang juara, pemenang kontes SEO. Inilah yang membuat saya malas. Untuk kerja keras pribadi membuat artikel yang berkualitas, yang mereview sebuah website milik pembuat kontes, hadiah sejumlah itu dirasakan masih kurang. Selain membuat artikel, penulis pun harus melakukan berbagai optimasi, seperti mengupdate artikel, berbagi di sosmed, mencari backlink ke artikel tersebut dan berbagai upaya lainnya.

Hadiah 1-3 juta rupiah rasanya masih belum cukup membayar usaha penulis selama 1-3 bulan (rentang SEO kontes berbeda-beda). Sedari awal pun penulis biasanya cukup selektif dalam mengikuti kontes SEO. Biasanya penulis mengikuti kontes SEO yang memberikan hadiah di atas 15 juta rupiah.

Dan juga, untuk jangka panjang, seorang full time blogger seharusnya mendapatkan lebih dari 3 juta per bulannya, jadi pastinya lebih memikirkan menaikkan rank blog sendiri daripada mengikuti kontes SEO yang hanya akan menaikkan rank si pembuat kontes.

Fokus Berpaling

Setelah membuat artikel untuk kontes SEO, maka fokus penulis tertuju pada optimasi artikel yang dilombakan untuk kontes SEO tersebut. Yang saya rasakan adalah saya semakin rajin mengecek posisi artikel saya di search engine. Bagaimana tidak? setiap hari penulis selalu memantau perkembangan SERP di Google, jika dirasa masih belum ada kenaikan posisi, maka terus melakukan optimasi. Selama mengikuti kontes SEO, penulis sibuk mencari backlink, mempromosikan artikel tersebut di sosmed dan lain-lain.

Tujuan penulis yang utama justru terabaikan saat mengikuti kontes SEO. Memangnya apa tujuan utama saya? Tujuan utama blogging ya belajar dan berbagi, terus dapet duit deh dari blog tersebut. Yaaa, mungkin saat ini penulis lebih selektif dalam memilih kontes SEO. Kontes SEO yang hadiahnya kecil tidak akan dilirik, Kalo hadiahnya besar baru deh ikutan.

Ada yang punya info kontes SEO terbaru? yang hadiahnya besar dan bukan tentang agen perjudian tentunya…

Tinggalkan komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *